Kandungan
Gizi Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Air Tawar
Penulis : Yustika Mitha Muliarti
Penulis : Yustika Mitha Muliarti
Ikan nila merupakan
salah satu ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ikan
nila menjadi salah satu komoditas perikanan ikan budidaya air tawar yang
memiliki hasil produksi paling tinggi. Ikan nila banyak dibudidayakan di
Indonesia karena sifatnya yang mudah beradaptasi dengan lingkungannya serta
memiliki tingkat permintaan pasar yang tinggi karena banyak dijadikan sebagai
bahan baku produk.
Ikan nila mengalami
peningkatan volume produksi setiap tahun. Menurut
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (2019), produksi ikan nila secara
nasional pada tahun 2016 sebesar 1.114.156 ton, sedangkan tahun 2017 meningkat
menjadi 1.256.201 ton. Produksi hingga triwulan III tahun 2018 tercatat 579.688
ton.
Ikan nila banyak digemari oleh masyarakat karena selain memiliki daging
yang empuk serta rasa yang lezat, kandungan gizi yang dimilikinya juga sangat
tinggi dan baik untuk tubuh yaitu 16-20%. Menurut Job et al (2016), Kandungan protein
ikan nila yaitu sebesar 17,4 %.
Dilansir dari laman Medicalnewstoday.com nila merupakan sumber protein dan relatif rendah lemak. Nila juga lebih rendah sodium, kalori daripada daging olahan lainnya. Nila tidak mengandung nitrat yang berpotensi menyebabkan kanker. Orang bisa makan ikan tanpa lemak setidaknya dua kali seminggu sebagai bagian dari diet sehat.
Tabel 1. Hasil
uji kandungan gizi ikan nila Oreochromis niloticus di danau Mawang Kabupaten
Gowa dan danau Unhas Kota Makassar (Ramlah et al., 2016).
No
|
Zat Gizi
|
Kandungan Gizi dalam 100 gram
|
|
Danau Mawang
|
Danau Unhas
|
||
1.
|
Karbohidrat
|
0,32 g
|
0,18 g
|
2.
|
Protein
|
12,94 g
|
16,79 g
|
3.
|
Lemak
|
0,10 g
|
0,18 g
|
4.
|
Kalsium
|
4,7822 mg
|
3,027 mg
|
5.
|
Fosfor
|
360,00 mg
|
610,00 mg
|
6.
|
Besi
|
2,756 mg
|
0,835 mg
|
Kandungan gizi ikan nila berbeda-beda berdasarkan habitat
tempat hidupnya. Ikan nila budidaya umumnya memiliki kandungan protein serta
lemaik lebih tinggi karena makanan yang diberikan berupa pakan ikan buatan yang
memiliki kandungan protein tinggi seperti pellet. Sehingga kebutuhan makanan
ikan nila budidaya terjamin dibandingkan di alam bebas yang memiliki tingkat
survive yang tinggi.
Dilansir dari laman Sehatq.com ikan nila merupakan sumber vitamin dan mineral yang
baik untuk tubuh. Sebab, ikan nila rupanya juga kaya akan niacin, vitamin B12,
fosfor, selenium, dan kalium. Berikut ini kadar lengkap vitamin dan mineral
yang terkandung dalam sekitar 100 gram ikan nila.
Tabel 2. Kandungan Gizi Ikan Nila
Berdasarkan Data Sehatq.com
No.
|
Zat Gizi
|
Kandungan
Gizi
|
1.
|
Kalori
|
128
|
2.
|
Karbohidrat
|
0 g
|
3.
|
Protein
|
26
g
|
4.
|
Lemak
|
3
g
|
5.
|
Kalium*
|
20%
|
6.
|
Fosfor*
|
20%
|
7.
|
Vitamin B3*
|
24%
|
8.
|
Vitamin B12*
|
31%
|
9.
|
Selenium*
|
78%
|
Keterangan :
*) Rekomendasi konsumsi harian
Dilansir dari laman
tirto.id nila mengandung asam lemak esensial omega-3 dan
omega-6. Asam lemak omega-3 berkontribusi pada kesehatan jantung, penglihatan,
dan kekuatan sendi. Asam lemak omega-6 dapat kurang bermanfaat bagi kesehatan
jika orang mengkonsumsinya secara berlebihan, karena dapat menyebabkan atau
memperburuk peradangan.

Komentar
Posting Komentar